Sri Mulyani Berikan Orasi Ilmiah di Univeritas Bengkulu

Liputan Swaraunib – Bengkulu,  ​Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, SE, MS, Ph.D memberikan orasi ilmiah dengan tema “Tata Kelola Keuangan dalam Perekonomian Indonesia”. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Bengkulu pada Jumat (22/2) pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri atas dosen, mahasiswa serta siswa di Bengkulu.


​Orasi ilmiah yang dipandu langsung oleh Rektor Unib, yakni bapak Dr. Ridwan Nurazi, SE, M.Sc berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Pada sesi awal, ibu Sri Mulyani memaparkan materinya melalui pendekatan historis. Beliau mengingatkan kepada mahasiswa dan peserta yang hadir bahwa Republik Indonesia sejak merdeka telah memiliki cita-cita dan ide yang besar. Oleh karena itu, dalam mewujudkannya merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat Indonesia.


​Selain itu, beliau juga menerangkan terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrument fiskal yang memiliki 3 fungsi yakni Alokasi, Distribusi dan Stabilisasi. Dalam hal pengelolaan APBN, tentunya harus memenuhi Undang-Undang yang telah ditetapkan. Pemerintah mengambil kebijakan dengan mengedepankan kepatuhan terhadap Undang-Undang.

​Lebih lanjut, beliau juga memaparkan terkait bagaimana kondisi perekonomian di Provinsi Bengkulu
​“Bengkulu memiliki PDRB sebesar Rp17,27 T dan Rp33,8 juta/kapita. Melihat geliat ekonomi provinsi Bengkulu tahun 2018, sektor pertanian masih memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekonomi bengkulu.” Ujar Sri Mulyani

​Dalam hal ini, Bengkulu harus mengejar gap ketertinggalan. Sebab berdasarkan data Kementerian Keuangan, Bengkulu memiliki tingkat kemiskinan yg masih diatas rata-rata nasional dan gini ratio yg masih dibawah nasional. Hal menunjukan bahwa kita harus pakai semua kebijakan untuk meningkatkan ekonomi daerah Bengkulu.

​Pada sesi akhir kegiatan, mahasiswa diberi kesempatan untuk berdiskusi bersama Ibu Sri Mulyani. Ia menyampaikan bahwa, ia senang dapat berbincang cerdas bersama para mahasiswa. “Saya ingin mahasiswa sebagai kelompok elit di Indonesia tidak hanya menjadi penonton. Anda harus jadi tulang punggung, anda harus mengambil alih puncak pengetahuan dan leadership. Itulah yg ingin saya sampaikan agar kita bisa mengejar ketertinggalan.” Ungkap Sri Mulyani (Reporter, Ecy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *